Recent Posts

BOOM Esports Rekrut Pemain Muda Berusia 13 Tahun untuk Divisi CS:GO! oleh - gamecounterstrike.xyz

Halo sahabat selamat datang di website gamecounterstrike.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar BOOM Esports Rekrut Pemain Muda Berusia 13 Tahun untuk Divisi CS:GO!, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Beberapa waktu yang lalu, BOOM Esports secara mengejutkan mengakuisisi seluruh roster tim CS:GO asal Brasil, INTZ. Karena akuisisi ini, BOOM Esports berhak tampil pada ajang ESL Pro League Series.

Baru-baru ini, BOOM Esports mengumumkan telah menambah kekuatan mereka dengan merekrut seorang pemain muda berusia 13 tahun. Ia adalah João "Snowzin" Vinicius.


Gameplay Snowzin Menarik Perhatian BOOM Esports

Berdasarkan informasi, penampilan Snowzin memang bisa dibilang sangat memukau. Setiap ia bermain, Snowzin selalu mengunggah hasilnya di channel miliknya. Kemampuan Snowzin pun menarik perhatian pelatih dari BOOM Esports, Alessandro "Apoka" Marcucci.

Apoka berbicara bahwa ia meminta kepada pemain lain untuk membantu Snowzin mengembangkan potensi yang terpendam di dalam diri bocah tersebut.

Meskipun usianya masih muda, dia memiliki potensi besar dan dapat belajar dengan sangat cepat. Dia juga memiliki kemampuan membidik yang sangat baik. Karena ia adalah pemain yang masih sangat muda, saya berharap dia dapat belajar banyak dengan kami

Apoka via BOOM Esports Site

Tanggapan Snowzin dengan Bergabungnya Bersama BOOM Esports

Setelah bergabung dengan BOOM Esports, Snowzin mengaku sangat bahagia. Ini adalah mimpi yang berhasil dirinya capai. Sekarang, ia bisa bergabung dengan tim Esports dan mengikuti berbagai turnamen.

Saya merasa sangat senang bisa bergabung dengan BOOM Esports. Bahkan jika semua ini hanya untuk satu turnamen, ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya percaya semua ini adalah hasil dari dedikasi saya. Saya siap membuktikan keahlian saya untuk tim

Snowzin via BOOM Esports Site

Dengan bergabungnya Snowzin, kini BOOM Esports memiliki enam pemain yakni:

  • Marcelo "chelo" Cespedes
  • Gustavo "yel" Knittel
  • Bruno "shz" Martinelli
  • Ricardo "boltz" Prass
  • João "Felps" Vasconcellos
  • João "Snowzin" Vinicius (cadangan)
  • Alessandro "Apoka" Marcucci (pelatih)

Itulah tadi informasi mengenai BOOM Esports Rekrut Pemain Muda Berusia 13 Tahun untuk Divisi CS:GO! dan sekianlah artikel dari kami gamecounterstrike.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Friday, August 14, 2020

23savage Jadi Pemain Kedua Yang Tembus Angka 11 Ribu MMR oleh - gamecounterstrike.xyz

Halo sahabat selamat datang di website gamecounterstrike.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 23savage Jadi Pemain Kedua Yang Tembus Angka 11 Ribu MMR, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Berbicara mengenai pemain profesional, satu hal yang langsung melintas di pikiran kita adalah fakta bahwa mereka merupakan pemain terbaik dari yang terbaik.

Pemain profesional mendedikasikan seluruh waktunya untuk mengasah performanya dalam game yang mereka tekuni bahkan mencapai titik yang dianggap tidak mungkin dicapai oleh orang biasa.

Dalam Dota 2, dedikasi ini ditunjukkan melalui rank serta MMR yang dimiliki oleh pemain sebagai tanda apakah pemain tersebut patut mendapat hormat dari kalian atau tidak.

Pada bulan Mei lalu salah satu pemain asal Filipina yakni Abed "Abed" Azel L. Yusop akhirnya menjadi pemain pertama yang menembus angka 11 ribu MMR, setelah berita tersebut belum ada orang kedua yang berhasil menyentuh angka fantastis tersebut hingga sekarang.

Setelah 2 bulan, akhirnya Abed mendapatkan teman yang bergabung dalam geng 11k MMR, pemain tersebut adalah Nuengnara '23savage' Teeramahanon.

Melalui akun Twitter-nya, 23savage mengunggah sebuah foto berisi statistik hero yang ia mainkan untuk bermain ranked games dengan caption sederhana menunjukkan MMR yang ia miliki saat itu.

Dari gambar tersebut kita bisa menarik informasi bahwa 23savage nampaknya sangat suka bermain menggunakan Morphling untuk memanjat ke angka 11 ribu MMR.

Ia bahkan memiliki lebih dari 550 pertandingan menggunakan hero tersebut dibandingkan hero lainnya seperti Juggernaut yang ada di posisi kedua dengan 292 pertandingan, selisih yang bisa dibilang sangat jauh apalagi mengingat satu pertandingan Dota 2 bisa berdurasi satu hingga satu setengah jam.

BACA JUGA: BOOM Esports Rekrut Anak Berusia 13 Tahun asal Brazil ke Divisi CS:GO!

Beberapa dari kalian mungkin ingat dengan kompetisi menuju 10 ribu MMR oleh pemain profesional Dota 2 beberapa bulan lalu, pada kompetisi itu ketika satu pemain profesional sudah mencapai angka 10 ribu MMR maka pemain lainnya akan langsung menyusul dalam hitungan hari atau minggu.

Tetapi sepertinya hal tersebut tidak terjadi dalam kompetisi menuju 11 ribu MMR, 23savage butuh waktu berbulan-bulan untuk menyusul Abed di posisi tersebut sementara pemain lainnya sepertinya juga belum mencapai angka tersebut.

sumber: MDL

Pada akhirnya tentu saja banyak pemain profesional yang mampu meraih angka 11 ribu MMR, tetapi butuh berapa lama mereka mencapai angka tersebut adalah hal terpenting, mampukah pemain profesional menjaga keeksklusifan angka 11 ribu MMR bagi yang terbaik di antara yang terbaik?

Itulah tadi informasi mengenai 23savage Jadi Pemain Kedua Yang Tembus Angka 11 Ribu MMR dan sekianlah artikel dari kami gamecounterstrike.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tarik, Pemain Profesional CS:GO Kehilangan Semua Donasi Streamingnya oleh - gamecounterstrike.xyz

Halo sahabat selamat datang di website gamecounterstrike.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tarik, Pemain Profesional CS:GO Kehilangan Semua Donasi Streamingnya oleh - gamecounterstrike.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Harus kita akui, bahwasanya pendapatan yang kita hasilkan dari kegiatan streaming memang tidak kalah besar dibandingkan dengan hadiah turnamen yang banyak diselenggarakan.

Biasanya, penghasilan mereka atau para professional streamer ini didapat dari donasi yang diberikan oleh penggemarnya yang menonton permainan mereka.

Akan tetapi, apa yang terjadi seandainya si streamer ternyata harus kehilangan seluruh uang donasi dari para penggemarnya? Peristiwa tersebut belum lama ini dialami oleh salah satu player profesional CS:GO dari tim Evil Geniuses, yang juga merupakan streamer, yakni Tarik “tarik” Celik.

Kenyataan pahit harus dialami olehnya. Karena ia baru saja sadar bahwa dirinya telah kehilangan seluruh donasi dari para fansnya sejak bulan Agustus 2019 lalu.

tarik csgo 1

Pada akun Twitter resminya, pria berusia 24 tahun tersebut menyatakan jika seluruh donasi yang sudah diberikan kepadanya baik itu dari penggemar serta followers stream-nya sejak Agustus 2019 lalu telah dikembalikan ke pengirimnya. Itu terjadi karena ia lupa untuk mengubah alamat email PayPal miliknya di Streamlabs.

Meskipun begitu, untung saja ia masih bisa menerima donasi yang dikirmkan kepadanya dalam jangka waktu 30 hai terakhir ini. Hanya saja akibat hal tersebut membuat Tarik harus kehilangan donasi dengan estimasi sekitar USD 3,000 atau sekitar Rp42 jutaan.

Seandainya Tarik tidak teledor, seharusnya uang donasi tersebut masih bisa ia terima. Semoga saja kejadian ini bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi para streamer lainnya.

Itulah tadi informasi dari daftar judi slot mengenai Tarik, Pemain Profesional CS:GO Kehilangan Semua Donasi Streamingnya oleh - gamecounterstrike.xyz dan sekianlah artikel dari kami gamecounterstrike.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Monday, July 27, 2020

Tawarkan Keamanan Lebih, Trusted Mode CS:GO Malah Lahirkan Permasalahan Baru oleh - gamecounterstrike.xyz

Halo sahabat selamat datang di website gamecounterstrike.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tawarkan Keamanan Lebih, Trusted Mode CS:GO Malah Lahirkan Permasalahan Baru oleh - gamecounterstrike.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Cheating adalah sebuah masalah yang sudah lama menjamur di CS:GO bahkan sejak game tersebut masih menggunakan sistem pay to play yang mana pemain dituntut untuk membeli game-nya sebelum bisa memainkannya.

Masalah cheating ini menjadi semakin parah ketika Valve memutuskan untuk mengubah CS:GO menjadi game free to play, memberikan kemudahan pemain yang terkena VAC ban untuk membuat akun Steam baru dan kembali menjajal cheat lainnya.

Berusaha membasmi para cheater, Valve akhirnya memperkenalkan sebuah fitur baru yang datang bersamaan dengan update pada tanggal 8 Juli lalu. Fitur baru ini diberi nama Trusted Mode, penjelasan secara singkat dari trusted mode, fitur ini melarang aplikasi pihak ketiga yang berinteraksi dengan CS:GO.

Setelah update tanggal 8 Juli kemarin, pemain akan langsung menjalankan CS:GO dalam mode “Trusted” yang berati semua program pihak ketiga yang dianggap berbahaya akan mencegah kalian bermain sebelum menutup program tersebut.

Sumber: blog CSGO

Di atas kertas trusted mode ini terdengar sangat hebat dalam mencegah digunakannya cheat di masa mendatang, tetapi berdasarkan laporan para pemain, Trusted Mode malah mendatangkan lebih banyak masalah dibandingkan solusi yang Valve tawarkan, banyak program pihak ketiga yang bisa dibilang aman namun ditandai sebagai aplikasi berbahaya oleh CS:GO.

Berdasarkan laporan dari PCGamer beberapa program ternama seperti Open Broadcast Software, Discord, Spotify, bahkan Nvidia Game Filter ditandai sebagai program berbahaya oleh CS:GO dan sistem trusted mode baru mereka, false positive yang ditunjukkan CS:GO tersebut akhirnya berujung pada pemain kebingungan mengapa mereka tidak bisa bermain.

Discord, salah satu program yang digunakan pemain untuk berkomunikasi dianggap berbahaya oleh CS:GO

Diperkenalkannya trusted mode juga menghadirkan sebuah elemen pelengkap yang dinamai Trust Factor, elemen baru ini akan berimbas pada bagaimana matchmaking dijalankan tergantung kecil-besarnya trust factor pemain tertentu. Semakin kecil trust factor pemain, semakin buruk juga pengalaman bermain mereka, begitu pula sebaliknya.

Trust factor ini akan berkurang ketika pemain menjalankan CS:GO dengan command -untrusted dalam launch option-nya, saat menggunakan command tersebut maka pemain boleh menggunakan program pihak ketiga namun tidak bisa bermain di server dengan keamanan VAC serta berimbas pada trust factor mereka yang berkurang.

Ini bukan satu-satunya masalah yang muncul karena sistem trusted mode, masalah lain yang cukup besar dan dilaporkan oleh pemain adalah penurunan frame per second (FPS) mereka ketika bermain dalam mode trusted. Salah satu pengguna bahkan melaporkan bahwa penurunan frame per second tersebut cukup signifikan, dari yang awalnya lebih dari 120fps ini turun menjadi 50-60fps saja.

Solusi paling manjur untuk masalah ini rupanya bermain dalam mode “untrusted” yang tentunya melarang pemain untuk bermain di server dengan VAC serta akan mengurangi trust factor mereka.

sumber: Reddit

Untuk saat ini tidak ada yang bisa dilakukan pemain untuk mengakali trusted mode dari Valve untuk dapat menggunakan program pihak ketiga dan bermain di server dengan VAC, satu-satunya harapan adalah pihak pengembang program pihak ketiga tersebut menandatangani file mereka dengan tanda tangan Authenticode.

Tanda tangan digital itu juga bukan jaminan, Valve masih memiliki kuasa untuk memblokir program tersebut secara sepihak jika dirasa bermain-main dengan game itu sendiri.

Itulah tadi informasi dari daftar poker mengenai Tawarkan Keamanan Lebih, Trusted Mode CS:GO Malah Lahirkan Permasalahan Baru oleh - gamecounterstrike.xyz dan sekianlah artikel dari kami gamecounterstrike.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 26, 2020

Putuskan Ekspansi, WePlay! Esports Bawa Riot Games Adakan Turnamen VALORANT oleh - gamecounterstrike.xyz

Halo sahabat selamat datang di website gamecounterstrike.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Putuskan Ekspansi, WePlay! Esports Bawa Riot Games Adakan Turnamen VALORANT oleh - gamecounterstrike.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Nama WePlay! adalah salah satu penyelenggara turnamen yang cukup disegani di ranah kompetitif Dota 2, pada awal tahun ini saja, organisasi yang bermarkas di Kyiv, Ukraina tersebut semakin mendapat sorotan dari komunitas Dota 2 dengan kualitas produksi turnamen WePlay! Bukovel Minor 2020 yang bisa dibilang sangat mengasyikkan untuk ditonton karena pembawaan acara yang sangat santai.

Bukovel Minor adalah turnamen bentukan WePlay! paling sukses hingga saat ini (sumber:Liquipedia)

Pencapaian yang bisa dibilang sukses untuk hitungan turnamen minor itu ternyata menarik perhatian perusahaan rival Valve yakni Riot Games.

Sebagai informasi tambahan, WePlay! sendiri sebenarnya sempat punya andil dalam perkembangan esports League of Legends di Eropa, tapi itu sudah sangat lama sekali di masa lalu, kali ini Riot Games mengundang tim WePlay! untuk mengadakan turnamen game terbaru mereka yakni VALORANT.

Melalui akun Twitter resmi mereka, WePlay! Esports mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan turnamen VALORANT bertajuk WePlay! VALORANT Invitational yang akan diadakan pada tanggal 13 Juli hingga 19 Juli mendatang.

Turnamen ini memang dilengkapi embel-embel “Invitational”, tetapi dalam situs resminya, WePlay! menyatakan bahwa mereka menyediakan 2 buah slot untuk tim yang ingin mengikuti turnamen namun tidak diundang. Kedua tim tersebut harus mengikuti 1 dari 2 babak kualifikasi yang diadakan sebelum turnamen utama diadakan.

Barisan tim undangan dalam turnamen ini tidak bisa dipandang sebelah mata hanya karena tim mereka tidak terkenal. Tim fish123 adalah contohnya, mereka bukan organisasi besar namun akan meramaikan turnamen bersama raja one-tap, Adil “ScreaM” Benrlitom. Kemudian ada juga PartyParrots yang mendatangkan salah satu punggawa CS:GO ternama asal Ukraina Kirill “ANGE1” Karasiow.

raja one-taop, ScreaM akan bermain bersama fish123 dalam turnamen ini (sumber: Essentially Esports)

Terlepas dari kedua tim yang namanya kurang bersinar di ranah kompetitif muda VALORANT, ada juga nama-nama besar seperti forZe, G2 Esports, serta Ninjas in Pyjamas. Secara keseluruhan, tim peserta turnamen ini bisa dibilang sama kuatnya dengan nyaris tiap tim dilengkapi dengan pemain berpengalaman di ranah FPS.

WePlay! VALORANT Invitational adalah bagian dari kumpulan turnamen pembuka ranah kompetitif profesional VALORANT yang diberi nama VALORANT Ignition Series.

Hingga saat ini sudah ada 6 turnamen yang sudah sukses dilaksanakan dan masih ada 8 turnamen lagi yang baru diungkap tanggal mainnya, WePlay! VALORANT Invitational adalah satu dari 8 turnamen tersebut.

Itulah tadi informasi dari idn poker mengenai Putuskan Ekspansi, WePlay! Esports Bawa Riot Games Adakan Turnamen VALORANT oleh - gamecounterstrike.xyz dan sekianlah artikel dari kami gamecounterstrike.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Friday, July 24, 2020

Tim CS:GO Tiongkok Bakal Kembali Bermain dengan Sistem LAN, Langkah Berani atau Ceroboh? oleh - gamecounterstrike.xyz

Halo sahabat selamat datang di website gamecounterstrike.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tim CS:GO Tiongkok Bakal Kembali Bermain dengan Sistem LAN, Langkah Berani atau Ceroboh? oleh - gamecounterstrike.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kita semua tahu dampak negatif dari COVID-19 lalu di ranah esports dan gaming, banyak acara besar harus ditunda hingga waktu yang belum ditentukan bahkan beberapa harus dibatalkan karena tidak bisa dilakukan di lain waktu. Sebut saja Mid-Season Invitational dari Riot Games, The International dari Valve, hingga pameran tahunan E3 yang absen untuk pertama kalinya sejak 1995, itu adalah beberapa acara besar yang terpaksa batal karena pandemi ini. Pandemi tersebut memang sudah mereda di tempat asal virus tersebut ditemukan yaitu Tiongkok, tetapi untuk daerah di luar negeri tirai bambu, pandemi ini masih berlangsung.

Meski sudah sedikit mereda, Tiongkok masih belum berani menjalankan acara dan mengumpulkan banyak orang seperti sedia kala bahkan memutuskan untuk membatalkan acara olahraga hinga akhir tahun karena pandemi ini, tetapi salah satu penyelenggara turnamen CS:GO nampaknya mencoba mengambil langkah yang sangat berani dengan mengadakan turnamen dengan sistem LAN setelah sekian lama.

sumber: 5eplay

Dilansir dari HLTV, beberapa tim besar asal Tiongkok yakni TYLOO, Invictus, serta Let’s Quit telah diundang untuk bermain dalam turnamen bernama CS:GO_ProHouse Wuxi Villa Cup, turnamen LAN pertama semenjak pandemi dengan prizepool sebesar kurang lebih 29 ribu Dollar. Turnamen ini akan diadakan pada tanggal 4-9 Agustus mendatang dengan fase kualifikasi terbuka tanggal 21-22 Juli disusul dengan kualifikasi tertutup tanggal 23-30 Juli.

Mendengar kata “turnamen LAN” pasti kalian beranggapan turnamen di atas panggung dengan ribuan penonton dalam satu ruangan besar, tetapi dalam turnamen ini berbeda, Vision Esports selaku penyelenggara turnamen ini akan mengadakan pertandingan di Wu Xi, Tiongkok dalam sebuah villa yang “tertutup dan terpisah”

sumber: News Search Engine

Tentu saja banyak yang skeptis mengenai langkah Vision Esports dalam mengadakan turnamen ini, beberapa pihak berkata bahwa turnamen ini beresiko menularkan COVID-19 pada para pemain, tetapi pihak lainnya juga sudah sangat yakin bahwa COVID-19 tidak akan menjangkit para pemain mengingat tiap harinya Tiongkok tidak memperlihatkan kasus baru di angka ratusan semenjak bulan Mei lalu.

Bagaimana pendapat kalian mengenai hal ini? Apakah CSGO_ProHouse Wuxi Villa Cup merupakan langkah berani dari pihak penyelenggara atau langkah ceroboh yang mungkin berujung pada kasus baru COVID-19 di kalangan para peserta?

Itulah tadi informasi mengenai Tim CS:GO Tiongkok Bakal Kembali Bermain dengan Sistem LAN, Langkah Berani atau Ceroboh? oleh - gamecounterstrike.xyz dan sekianlah artikel dari kami gamecounterstrike.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 19, 2020

Shroud Sebut Tingkat Kesulitan VALORANT Tak Akan Samai CS:GO oleh - gamecounterstrike.xyz

Halo sahabat selamat datang di website gamecounterstrike.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Shroud Sebut Tingkat Kesulitan VALORANT Tak Akan Samai CS:GO oleh - gamecounterstrike.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

RIot Games menjadi salah satu pengembang yang melebarkan sayapnya meski pada pandemi COVID-19 di berbagai negara. Selain ‘kekeh’ menggelar Worlds 2020 di Shanghai, Tiongkok, kini Riot Games juga menghadirkan gim VALORANT yang menyita perhatian para gamers dunia.

VALORANT rupanya menjadi objek perbandingan dengan sang rival dari Valve yaitu CS:GO. Berbeda dengan VALORANT, franchise Counter-Strike sendiri sudah berdiri cukup lama dan tidka pernah ketinggalan para penggemarnya.

shroud valorant
Sumber: DBLTAP

Baru-baru ini mantan pemain CS:GO dari Cloud9, Michael “Shroud” Grzesiek mengomentari potensi VALORANT di ranah kompetitif FPS.

Melalui stream-nya, Shroud mengatakan bahwa infrastruktur server Riot membawa komposisi gim VALORANT yang sengaja ‘dipermudah’ untuk beberapa tujuan. Meski mengakui bahwa VALORANT tidak akan menyamai kesulitan CS:GO sebagai gim FPS, namun Shroud tetap memujinya sebagai “salah satu gim terbaik” yang pernah ia mainkan.

“Saya rasa gim VALORANT sangat mirip dengan CS, namun CS memiliki banyak objek mengganggu. Ada banyak objek yang mengganggu dan banyak ‘trik gila’ di beberapa map CS yang terkadang dapat diambil sebagai keuntungan pada aspek gameplay kompetitif,” tutup Shroud.

BACA JUGA: Bintang CS:GO Korea Selatan, Xeta Putuskan Pensiun Demi Karier VALORANT

Memang kemudahan VALORANT tidak akan menyamai CS:GO, namun di tangan Shroud rasanya semua permainan gim FPS terlihat lebih mudah.

Setidaknya, ada beberapa pemain CS:GO yang memutuskan hijrah ke VALORANT, sebut saja Xeta, Skadoodle, Freakazoid, Zellsis, TenZ, dan masih banyak lainnya.

Apakah kamu sudah pernah memainkan VALORANT? Kalau iya, bagaimana tanggapanmu tentang opini Shroud?

Itulah tadi informasi dari poker online mengenai Shroud Sebut Tingkat Kesulitan VALORANT Tak Akan Samai CS:GO oleh - gamecounterstrike.xyz dan sekianlah artikel dari kami gamecounterstrike.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.